Andai kamu bisa merasakan apa yang aku rasakan dan aku juga bisa merasakan apa yang kamu rasakan. Mungkin kisah kita tak akan seburuk ini. Kisah kita berjalan bagaikan gelombang ombak dan berakhir seperti ombak yang tertabrak karang yang hancur berantakan menjadi serpihan bulir bulir air.
Mungkin ini yang tuhan berikan bagi kisah kita. Kita saling mencintai dengan cara kita sendiri, dengan sudut pandang masing masing. Aku mencintaimu dari sisi lain dirimu dan kamu mencintaiku dari sisi lain diriku. Hingga suatu saat kita memilih jalan kita masing masing.
Ditulis oleh : Nur Fadlilah
Saturday, December 15, 2012
Saturday, December 8, 2012
Cerpen : Memandang Hujan
Kupandangi taman dengan rintik hujan yang seakan menyirami mereka. Memberi kesejukan pada daun-daun yang mulai layu. Rintik hujan yang memberi aroma kesegaran dan sedikit menenangkan jiwa itu membuat diriku terhentak dan membayangkan kesunyian diriku ini. Memaksa diri ini tuk memutar kembali langkah pikiranku ke masa lalu. Masa dimana selalu aku yang disalahkan. Hingga berbuai perpisahan. Perpisahan yang tak pernah kuharapkan kehadirannya antara aku dan dia. Tapi semua itu memanglah jalan yang harus aku lalui. Dan hujan disana tak sederas hujan didalam sini.
Semakin lama aku memandang hujan semakin lupa pula diriku akan kewajibanku waktu itu. Seperti hilang bak diterpa angin badai. Sampai Vendy teman belakangku berusaha mmbangunkanku dari lamunan panjangku itu.
Semakin lama aku memandang hujan semakin lupa pula diriku akan kewajibanku waktu itu. Seperti hilang bak diterpa angin badai. Sampai Vendy teman belakangku berusaha mmbangunkanku dari lamunan panjangku itu.
Tuesday, November 20, 2012
Move on dan Pelarian
Keretakan pada suatu hubungan bukanlah hal baru bagi para pujangga cinta jagad ini. Terkadang keretakan itu berdampak positif pada hubungan mereka. Tapi terkadang pula mereka harus mengenyam dampak negatifnya.Dimana ketika dua pujangga itu bisa saling memahami perasaan masing-masing. Tentu dampak positiflah yang kan muncul. Mereka pastilah menjadikan masalah sebagai obat pengerat suatu hubungan.
Tapi hal itu tentu tidak bisa berlaku bagi semua orang. Karena memang setiap orang memiliki karakternya masing-masing. Sehingga dampak negatiflah yang muncul.
Dampak negatif itu bisa berupa putus ataupun pertengkaran. Sayang banget kan, apa mereka udah lupa dengan masa masa dimana mereka saling mengerti dan terus bersama?
Saturday, November 10, 2012
Kini Ku Petik Mawar Pilihanku yang Terakhir
Ditengah kebingungan dan ketidakpastian yang menggugah hati ini. Melahirkan rasa keputusasaan yang mendalam.
Berusaha menenangkan hati tapi tak kunjung tenang. Terus teringat akan hari itu. Rasanya seperti ingin kuulang dan mencari waktu yang lebih tepat untuk mengulang semuanya.
Tapi kini semua itu telah sirna oleh sejuta senyum kasih dari raut wajahmu yang berseri. Mempersilahkan diri ini untuk menemani dirimu yang kosong kala itu.
Hari yang sebelumnya tak pernah kuduga hadirnya. kulalui hari itu dengan membuat semuanya menjadi biasa dan bersikap biasa. Walau itu cukup sulit bagiku. Hari itu adalah Kamis, 8 November 2012. Pada hari itulah aku merasakan sesuatu yeng begitu berbeda. Karena pada hari itu kau melantukan kata "Iya" sebagai jawaban atas ungkapan hati ini di 3 hari sebelumnya.
Berusaha menenangkan hati tapi tak kunjung tenang. Terus teringat akan hari itu. Rasanya seperti ingin kuulang dan mencari waktu yang lebih tepat untuk mengulang semuanya.
Tapi kini semua itu telah sirna oleh sejuta senyum kasih dari raut wajahmu yang berseri. Mempersilahkan diri ini untuk menemani dirimu yang kosong kala itu.
Hari yang sebelumnya tak pernah kuduga hadirnya. kulalui hari itu dengan membuat semuanya menjadi biasa dan bersikap biasa. Walau itu cukup sulit bagiku. Hari itu adalah Kamis, 8 November 2012. Pada hari itulah aku merasakan sesuatu yeng begitu berbeda. Karena pada hari itu kau melantukan kata "Iya" sebagai jawaban atas ungkapan hati ini di 3 hari sebelumnya.
Wednesday, November 7, 2012
Mawar Itu Terlalu Indah Untuk Kumiliki Sendiri
Hari itu, Senin 5 November 2012. Aku bertekad hati untuk menyatakan rasa ini. Aku datang dengan senyum keoptimisan, berharap semua kan lancar sesuai yang kuharapkan.
Aku berusaha mencari cari waktu yang tepat untuk bisa mengatakannya. Hingga bel istirahat pun berbunyi. Bel yang menandakan selesainya waktu belajar dan dimulainya detik detik penuh kebebasan.
Aku mondar mandir tak karuan. Seperti tak ada yang bisa aku kerjakan. Sampai akhirnya aku duduk didepanmu dan dengan deg degan kukatakan AKU SUKA PADAMU!!!.
Aku menunggu jawaban kepastianmu. Cukup lama aku menunggu dan jawabanmu adalah TIDAK. Aku tahu dan aku sudah siap menerima semua keputusanmu. Jadinya aku hanya terdiam dan tersenyum. Untuk menghilangkan gundah gulana dihati ini.
Sunday, November 4, 2012
Aku Memilihmu Bukan Karena Kebaikan atau Keburukanmu. Tapi Aku Suka Kamu.
Merasakan cinta adalah hak setiap orang. Tak ada insan di dunia ini yang tak pernah merasakan apa namanya cinta. Bumbu bumbu cinta itu sering tumbuh pada masa masa remaja.
Ibarat keju diatas sebuah roti. Itulah cinta dimasa remaja. Rasa itu begitu bergejolak, sehingga rasanya hanya ada dua pilihan. Antara memendam dan mengungkapkan.
Dua kata itu begitu merongrong hati ini. Mencari mana tindakan tepat yang harus dilakukan. Kalau dipendam rasanya begitu berat. Sedang kalau diungkapkan belum tentu sesuai dengan yang diharapkan.
Ibarat keju diatas sebuah roti. Itulah cinta dimasa remaja. Rasa itu begitu bergejolak, sehingga rasanya hanya ada dua pilihan. Antara memendam dan mengungkapkan.
Dua kata itu begitu merongrong hati ini. Mencari mana tindakan tepat yang harus dilakukan. Kalau dipendam rasanya begitu berat. Sedang kalau diungkapkan belum tentu sesuai dengan yang diharapkan.
Bersepeda
Sepeda, benda kecil yang udah mulai kehilangan peminatnya. Sekarang mereka mulai berpihak pada hal hal yang serba fast. Sehingga tidak salah kalau sepeda juga harus mulai tersingkir dari pertentangan zaman ini.Tapi tidak sedikit orang yang lebih memilih sepeda daripada kendaraan kendaraan lainnya. Alasannya pun beragam, mulai dari ingin sehat sampai menjadi kebiasaan.
Mungkin dari segi kecepatan lebih cepat motor atau semacamnya. Tapi kalau dilihat sehatnya, pastilah lebih sehat bersepeda. Selain bisa lebih sehat bagi diri sendiri, tapi bisa juga sehat bagi orang disekitar kita. Bagaimana tidak, secara tidak langsung kita juga ikut upaya pelestarian lingkungan dengan mengurangi polusi melalui kayuhan sepeda kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)

