Friday, June 7, 2013

Cerita..

Wisuda.. akhir yang bahagia kuharap. Sayangnya kamu sudah jauh melupakanku. Dibandingkanku yang masih terantuk-antuk ditengah liku hatimu.

Jangankan untuk berbahagia, menyapapun enggan. Rasanya memang aku bukan masa-masa yang patut untuk dikenang.

Padahal kemarin aku berharap bisa saling bertukar cerita denganmu. Walau hanya sebatas cerita basi yang mungkin sudah sering kita dengar. Tapi tak ada salahnya jika itu salah satu jalan kebahagiaan. Hanya bercerita, tak ada yang lain. Dan tak perlu ada hubungan khusus. Hanya cerita..

Tuesday, June 4, 2013

Hari itu Pernah Ada

"Mungkin suatu saat nanti". Masih saja terngiang kalimat semacam itu dalam otakku. Mengantarkan laraku akan kebodohanku dulu. Hingga waktu yang tak lagi menyempatkanku tuk berubah.

Sepertinya memang kesalahan yang tak mengizinkanku kembali. Walau sudah kubulatkan tekad tuk berubah, namun engkau tak lagi mempercayaiku.

Rasa sakit dipenghujung hubungan kita memaksa diri kita tuk saling merelakan. Rasa sakit itu pula yang menghambat petikan lembut jemarimu tuk sekadar menyapaku dalam sms. Seperti waktu kita masuh berteman dulu. Walau tak ada hubungan spesial, kita bisa begitu akrab. Hingga hari itu tiba, hari yang menyatukan kita. Tapi kini semua harus berlalu. Menyisakan sepercik angan yang enggan tuk dimusnahhkan. Hanya karena rasa sakit yang sama-sama kita pendam.

Wednesday, March 13, 2013

Anata

Kamu, yah kamu. Siapa lagi? Kamu yang dulu tak mengenaliku kini duduk bersebelahan denganku. Tanpa ada alasan tanpa ada paksaan, hanya naluri perasaan yang menuntun.

Entahlah, aku juga tak tahu kenapa kamu mau duduk disebelahku. Padahal aku hanyalah aku. Aku bukan jawara kelas, bukan juga hartawan, apalagi rupawan. Aku serba kekurangan, tapi kamu mau duduk menemaniku. Menerima diriku.

Apakah aku berlebihan? Mungkin iya, mungkin juga tidak. Tergantung orang memandang tentunya. Pokoknya inilah aku dan kamu mau menerimanya. Terima kasih, kuharap kamu bisa terus bersanding denganku. Walau suatu saat nanti kau tahu keburukanku.

Salah???

Tak ada salahnya kan jika harumenghargai usaha dan keinginan orang lain. Toh tak selamanya juga kita bisa dibenarkan. Biasanya orang yang menyalahkan juga bisa membenarkan men.

Ada benernya juga sih jika semua itu untuk antisipasi. Tapi jangan jadikan antisipasi itu sebagai alasan tuk menyalahkan orang lain. Kita itu tak selamanya benar men, kadang yang kita anggap rendah itulah kebenaran. Yang tahu benar atau tidak hanyalah tuhan men, lakuin aja apa yang harus kamu lakuin. Tak ada ruginya kan menumbuhkan sedikit senyum dibibir orang lain. Daripada harus menambah dosa karena memuramkan wajah orang lain.

Saturday, February 23, 2013

Tangisku tak memadamkan api

Hatiku berbunga ketika Tuhan mengizinkan Februari manyatukan kita. Yah, Februari 2011 lah kita mulai menjalin sebuah ikatan. Ikatan cinta namanya.

Dengan sekuntum bunga dan secarik lagu kau nyanyikan buatku, mungkin itu sedikit pesona bunga hatimu saat itu. Aku yang dari awal memang mencintaimu tak kuasa lagi mengatakan tidak. Aku menerimamu. Mengizinkanmu menjadi sisiku. Kuharap begitu.

Hari-hari kita lalui bersama, begitu indah tiada tara. Kau begitu mempesona diawal hubungan kita. Perhatianmu, doronganmu, nasihatmu dan semua tentangmu. Hingga aku yakin, you are my future husband.

Wednesday, February 20, 2013

Sahabat Karib Pemenang

Siapa yang tak bangga dengan sebuah keberhasilan. Sebuah jawaban yang dinanti-nantikan atas jerih payah yang bagi mereka tak ada batasan. Sungguh senang bukan kepalang ketika kita tahu kata keberhasilan menghampiri kita.

Sayangnya tak semua orang bisa menikmati indahnya kata-kata itu. Karena memang disamping kata berhasil masih ada kata gagal yang setia menemani. Yah itulah sahabat karib keberhasilan. Dimana ada yang berhasil selalu ada yang gagal.

Monday, January 21, 2013

Hanya Teman

Teman adalah orang yang kita kenal dan juga yang telah mengenal kita. Tak peduli berapapun lamanya kita mengenal mereka, siapapun yang kita kenal selalu kita anggap sebagai teman. Mungkin yang membedakan hanyalah cara berperilakunya. Ketika dengan teman yang telah lama kita kenal, kita bisa saling sapa dan bertukar pikiran. Sedangkan dengan teman yang baru saja kita kenal, yang kita lakukan hanyalah sekedar menyapanya untuk menghormatinya. Terkadang menyapapun cukup sulit bagi kita. Karena rasa malu dan gengsi itu selalu muncul tanpa kita sadari. Namun lambat laun kita pasti terbiasa dan bisa semakin akrab dengan mereka.